5 keutamaan menyantuni anak yatim

Banyak keutamaan menyantuni anak yatim termasuk mendidik, mengasuh bagi seorang muslim yang telah disebutkan di beberapa hadits Nabi Shalallahu ‘alaihi wasalam.

Berikut 5 keutamaan yang diberikan kepada mereka yang menyantuni anak yatim.

  1. Dekat bersama Rasulullah di Surga  :  Rasulullah SAW bersabda, “Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya”  (HR. Bukhari ).
  2. Kebutuhan hidup terpenuhi, Allah SWT menjanjikan akan memenuhi kebutuhan hidup bagi seseorang yang menyantuni anak yatim. menyantuni anak yatim itu seperti berinfak di jalan Allah dan Allah SWT juga akan melipatgandakan harta bagi hamba yang menyantuni anak yatim tersebut  “Barang siapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim diantara dua orang tua yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga.”   ( Al hadits )
  3. Melunakkan hati yang keras : “Sukakah kamu, jika hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu terpenuhi ? Kasihilah anak yatim, usaplah mukanya, dan berilah makan dari makananmu, niscaya hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi.” (HR. Abu darda) Seseorang yang menanggung anak yatim dan juga mengasihi anak yatim, maka akan dilembutkan hatinya oleh Allah sWT dan dicukupi kebutuhan setiap harinya.
  4. Memperkuat iman dan ketaqwaan : “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnaya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa, yaitu orang-orang yang menafkahkan sebagian hartanya, baik diwaktu lapang maupun sempit dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan” (Q.S. Ali-Imron : 133-134 )
  5. Dilindungi di hari kiamat :Rasulullah SAW bersabda, “Demi Allah yang mengutusku dengan kebenaran di hari kiamat Allah SWT tidak akan mengadzab orang yang mengasihi anak yatim dan berlaku ramah padanya serta manis tutur katanya. “Dia benar-benar menyayangi anak yatim dan mengerti kekurangannya, dan tidak menyombongkan diri pada tetangganya atas kekayaan yang diperoleh Allah kepadanya. ” (H. R. Thabrani)

 

 

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *